Senin, 07 Juli 2014

,

Pentingnya Komunikasi Organisasi di DJP

Pentingnya Komunikasi Organisasi di DJP

Ketika media mengabarkan berita yang menyangkut penangkapan seseorang yang disangka korupsi,ada fenomena menarik dengan munculnya sosok Johan Budi yang menghiasi layar televisi maupun pemberitaan media lainnya.

Keberhasilan KPK menarik simpati masyarakat terutama media tentu tidak terlepas dari bagaimana strategi komunikasi yang dibangun institusi tersebut.

Direktorat Jenderal Pajak sebagai institusi Negara dengan jumlah pegawai dan jumlah Wajib Pajak yang sangat besar tentu menghadapi berbagai permasalahan.

Perkembangan kondisi sosial politik dan ekonomi bangsa telah menumbuhkan tuntutan akuntabilitas DJP dimana fungsi,program kegiatan, kebijakan harus dapat dijelaskan dan dipertanggungjawabkan  kepada masyarakat, serta masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi dimaksud tanpa hambatan dalam rel ketentuan perundang-undangan.

upaya perbaikan yang terus dilakukan oleh DJP untuk merespon tuntutan tersebut tidaklah cukup tanpa adanya strategi komunikasi yang efektif.

Berbicara apapun di dunia ini tentu tidak terlepas dari perilaku, Begitu kita bicara ilmu apapun maka ujung-ujungnya adalah bicara perilaku. Perilaku yang dijelaskan dalam berbagai sudut pandang ilmu, baik mengenai benda mati, benda hidup apalagi berbicara manusia,baik sebagai individu maupun mahluk sosial yang berinteraksi dalam organisasi informal maupun yang formal.

Dalam kesehariannya manusia akan berinteraksi dan saling memberi respon respon positip maupun negatif. Interaksi tersebut bisa berbentuk lisan, tulisan maupun non verbal. Disinilah masing masing manusia berbagi pikiran gagasan dan perasaannya.

Komunikasi memegang peranan penting dalam organisasi dimana sekumpulan orang dengan tujuan yang sama melakukan komunikasi satu dengan lainnya. Untuk mewujudkan visi dan misi DJP sudah selayak dan seharusnya institusi DJP memperhatikan semua komunikasi yang terjalin.

Blog Archive