Jumat, 01 April 2016

Masyarakat Peduli DJP

Entah kegeeran menilai, antusiasme masyarakat terhadap pajak tahun ini sangat luar biasa bahkan cenderung gegap gempita. Masyarakat berduyun duyun datang layaknya ajang kompetisi semisal Dangdut Academy.

Publikasi yang masif di semua kanal media membuktikan perannya. Istilah- istilah teknis perpajakan yang mungkin dulu hanya dikenal sebagian masyarakat, sekarang mulai terbiasa di telinga kita semua.

Pujian, keluhan,komentar positif dan negatif memenuhi laman pemberitaan sampai media sosial. DJP tidak usah berkecil hati karena kesal dan rindu adalah bumbu sedap sebuah kepedulian dan cinta.
Lihatlah ajang pengkaderan artis saat ini, kadang gemas, kadang kesal, kadang kagum bahkan tepuk tangan berdiri tanda sebuah apresiasi yang sangat tinggi.

Teman dan saudara mulai banyak bertanya atau sekedar berkomentar, meski kadang protes karena kesal. Saya memaknai sebagai keingintahuan, sebagai wujud rasa memiliki dan ingin ikut ambil bagian memperbaiki.

Mungkin sebagian mempertanyakan angka pembayaran dari mereka yang sudah mulai melaporkan pajaknya. Laporan pajak seseorang mungkin nihil, tetapi sebenarnya mereka sudah membayar pajak melalui potongan pihak lain seperti pemberi kerja.

Laporan SPT adalah rekap perhitungan pajak yang terutang, yang telah dicicil termasuk yang sudah dipotong pihak lain baik yang sifatnya tidak final sebagai kredit pajak maupun yang telah dipotong final.

Masyarakat dididik jujur melaporkan penghasilan, harta dan kewajibannya. Masyarakat diajak peduli untuk ikut gotong royong membiayai infrastruktur jalan yang akan menggerakkan ekonomi keluarganya.

Pajak yang dibayarkan tidak hanya berbasis penghasilan, tetapi pajak atas konsumsi barang dan jasa. Semoga kepedulian pelaporan pajak PPh menjadi titik awal kepatuhan pada semua kewajiban masyarakat pada bangsa dan negara.

Kepedulian pada pajak bisa dimulai pada kepedulian pada lembaganya yakni DJP. Meskipun masih ada kekurangan pada teknologi yang dipersiapkan, setidaknya itu bisa menunjukan masyarakat telah peduli dan DJP harus siap dengan kepedulian mereka.

Dukungan pihak lain saya yakin turut memberikan kontribusi. Garansi presiden dan dukungannya sangat penting baik penguatan kelembagaan, dan dalam jangka panjang membangun kepatuhan.
Pajak telah menjadi hati kita bersama. Semua bermula dari hatinya, dan mari kita tunggu angka angka rupiah kontribusi pembayarannya.

Dari Ahe teruntuk pemasar yang shabar

Blog Archive