Selasa, 09 Agustus 2016

Dalam lelah aku menengadah

Dalam Lelah Aku menengadah.

 Perjalanan panjang itu begitu melelahkan. Entah karena usia yang sudah tidak muda lagi  badan mulai memberi sinyal peringatan. Sebuah keajaiban sistem tubuh yang seharusnya manusia selalu pikirkan rahasia dibalik penciptaanya.

Allah jadikan pergantian siang dan malam untuk memberi waktu agar manusia bisa belajar, bekerja dan beristirahat secukupnya.  Mengantuk memberi isyarat bahwa oksigen sudah mulai berkurang dalam tubuh seseorang.

Ketika jarak memisahkan dan jalan panjang itu harus dilewati,  manusia kadang tidak sabar melewati tahapan itu satu per satu. Ketika badannya di jalan, pikiran sudah jauh berlari sampai tempat yang ingin ditujunya. Akibatnya konsentrasi pun kadang menghilang dari otaknya.

Ternyata Allah memberi bonus pada mereka yang sedang dalam perjalanan. Allah tidak mensia-siakan hambanya. Allah bukakan saat-saat do'a akan mudah terkabulkan. Selain do'a mereka yang teraniaya dan orang tua pada anaknya, mereka yang dalam perjalanan (safar) diberi waktu yang mustajab selama perjalanan yang ditempuhnya.

Dalam lelah mari menengadah. Panjatkan doa ampunan bagi seluruh sahabat anda dimanapun berada. Do'akan orang tua, anak-anak kita agar Allah menjaga dan meridoinya dan membuka ampunan seluas-luasnya.

 Dalam do'a ada ikatan rahmat dan kasih sayang sesama mahluk . Meski badan terpisahkan, Allah tautkan hati-hati kita untuk senantiasa berbuat kebaikan bagi kemaslahatan dan keberkahan bersama.

Jangan takut dan khawatir dengan lelah perjalananmu, karena disitulah Allah berikan waktu istimewa-Nya agar sang hamba meminta pertolongan-Nya.

Otw Tasikmalaya

AHE

Blog Archive