Sabtu, 27 Agustus 2016

Tebusan Hanya Pilihan

Tebusan hanya pilihan

Kegiatan penyuluhan langsung dan tidak langsung yang serempak dilakukan oleh seluruh kantor dari pusat sampai daerah bahkan dari sabang sampai merauke betul-betul sampai di masyarakat. Selain menggunakan media luar ruang, media massa, media sosial turut andil dalam suksesnya kampanye besar-besaran program amnesti pajak.

Pajak memang sangat "seksi" dalsm pemberitaan. Alhamdulillah pasca reformasi birokrasi DJP,  perlahan namun pasti sorotan negatif terhadap integritas pegawainya mulai sirna. DJP telah menunjukan pada masyarakat bahwa integritas telah menjadi semangat utsma meskipun tidak menutup kemungkinan ada satu dua perilaku yang mungkin dianggap tidak patut. Namun secara umum citra DJP termasuk layanan yang diberikan sudah baik dengan ditandai pengakuan dari luar otoritas.

Sorotan masyarakat saat ini lebih pada kinerja dan kebijakan perpajakan. Masyarakat barangkali menganggap DJP segalanya ketika berhubungan dengan kata pajak. Padahal dari sudut kewenangan afa pajak pusat dan pajak daerah. Selain itu berbagai kebijakan perpajakan tidak dapat dilepaskan dari pajak sebagai instrumen fiskal dalam mengatur perekonomian masyarakat.

Ketika amnesti pajak sedang menjadi trending topic dalam diskusi-diskusi masyarakat. Hasrat masyarakat untuk tahu kebijakan itu cukup besar. Meskipun kenyataannya sebagian masih terlihat ragu dan menunggu. Suatu kharakter masyarakat yang terbiasa membandingkan satu dengan lainnya. Pilihan diputuskan setelah banyak bertanya pada teman dan orang yang dianggap ahli karena pemahamannya barangkali berbeda.

Pertanyaan yang terkait amnesti sudah berusaha di kompilasi untuk memudahkan masyarakat bertanya. Semua orang bisa membaca dan memahami serta bisa bertanya seandainya masih bingung ke help desk kpp, maupun kantor wilayah masing-masing maupun nomor-nomor hotline service.

Salah satu pont pentingnya amnesti adalah ia merupakan fasilitas negara agar masyarakat mendapat ampunan  dengan dengan cara mengungkap, menebus, lega. Amnesti bukan kewajiban tetapi hak seluruh elemen masyarakat Wajib Pajak. Jadi pilihannya ada dua mengikuti atau tidak dengan segala konsekuensinya.

Jadi amnesti pilihan,  bukan paksaan.

Gerentes Hate
AHE

 bshwa amnesti