Selasa, 13 September 2016

Itik Pun Lupa Berenang

Itik pun lupa berenang.

Hari ini saya membaca tulisan yang menurut saya super meskipun saya belum bisa memahami seluruhnya. Ada keterbatasan ilmu saya untuk bisa paham seperti beliau penulisnya. Setidaknya saya teringat kembali dengan judul tesis yang pernah ingin saya buat. Judul yang nggak jadi digunakan karena sensitip menurut teman yang membacanya.

Ketika saya sedang bingung dan galau apa yang mesti saya perbuat ujungnya saya mencoba untuk membaca apa saja dan menulis. Seandainya saya penulis mungkin itu cocok. Tetapi saya bukan penulis betulan.Hasrat saja menulis sesuatu yang menurut saya penting meskipun tidak bagi yang lain.

Ketika menemukan kata super tadi saya mencoba memodifikasinya dalam kosa kata lain. Jadilah itik yang lupa berenang. Gambaran seseorang yang sedang kebingungan apa yang mesti diperbuat padahal sejatinya ia harusnya mampu. Ketika berulang kali gagal sang itik bisa saja gagal berenang karena ia sendiri sudah lupa cara berenang.

Bakat bawaan yang semestinya tidak bisa dijadikan alasan dan tidak akan diterima masyarakat luas bisa jadi itu ceritanya. Kenyataan kadang berkata lain. Jawaban yang semua orang sudah tahu dan diyakini sekalipun gagal kita terapkan karena masalah tidak pernah datang dengan cara yang sama.

Ketika orang tidak mempercayai itik tidak bisa berenang, barangkali karena di otaknya air itu terus tenang sehingga sang itik akan riang bekerja, akan riang berkarya dan selalu bahagia. Masyarakat bisa saja lupa bahwa air itu sekarang datang dengan derasnya sehingga itik selalu gagal bahkan untuk sekedar menyeberang.

Selalu ada asumsi yang menyertai sebuah teori. Begitu asumsi berbeda maka berbeda pula jawabannya. Ketika dua tambah dua empat orang memandangnya itu hasil yang paling tepat dan tidak bisa digugat. Coba anda hitung dengan jenis bilangan lain misalnya biner, oktal, desimal dan hexadecimal. Mungkin jawabannya lain. Saya kurang paham matematika itum

Jadi jangan salahkan itik saja ketika ia lupa berenang. Kita bisa mulai melihat aliran sungainya dan kondisi fisik itik yang sedang gagal berenang.

Gerentes Hate
AHE

Blog Archive